Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ekonomi Indonesia

KENAIKAN HARGA BARANG JELANG RAMADAN, SIASAT LICIKKAH?

Gambar
KENAIKAN HARGA BARANG JELANG RAMADAN - Lagu lama yang selalu diputar setiap tahunnya adalah kenaikan harga-harga barang kebutuhan konsumsi menjelang hari-hari besar Nasional terutama momentum Ramadan dan Idul Fitri. Klaim pedagang terhadap kenaikan konsumsi masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri pada umumnya bagaikan ayam dan telur. Mengapa demikian? Mari kita simak tulisan berikut ini hasil pengamatan nara sumber kami dilapangan, khusus kami sajikan buat Sahabat Obrolan Politik. Kekhawatiran masyarakat terhadap kenaikan harga pada Ramadan setiap tahunnya memicu masyarakat mempersiapkan diri dengan berbelanja kebutuhan pokoknya lebih awal dari seharusnya. Akibatnya pedagang merespon dengan menaikkan harga karena 'meningkatnya' demand. Peningkatan ini sejatinya hanya kesemuan yang sesaat saja. Namun meningkatnya harga dihantui kelangkaan stok barang justru bergulir bagaikan bola salju dimana masyarakat kemudian dihantui kekhawatiran hilangnya stok barang di pasaran. Sehingg...

POLITISASI KENAIKAN BBM MENJELANG PEMILU 2014

Gambar
POLITISASI KENAIKAN BBM MENJELANG PEMILU 2014 - Kenaikan BBM masih terus menjadi polemik hangat panggung politik di Indonesia. Pasalnya kenaikan BBM tahun ini diwarnai perebutan simpati masyarakat oleh para elit politik negeri ini. Kenaikan BBM bukanlah hal baru di Indonesia. Beberapa kali pemerintah sebelumnya telah menaikkan harga BBM untuk menyesuaikannya dengan nilai pasar sehingga dapat mengurangi beban subsidi. Apa yang telah terjadi dengan rencana pemerintah dengan kenaikan BBM pada tahun ini? Pemerintah terus-menerus mensosialisasikan perihal kenaikan BBM ini kepada masyarakat. Walaupun dirasa kurang efektif. Gembar-gembor kenaikan BBM ini tak pelak justru menimbulkan spekulasi pasar. Pasar justru merespon dengan menaikkan harga-harga kebutuhan pangan. Drama kenaikan BBM yang direncanakan berujung pada 17 Juni 2013 ini memberi peluang kepada pihak oposisi, pihak yang berseberangan dengan pemerintah terus menerus menentang kebijakan kenaikan BBM tersebut.  Dengan demikian ke...

DAMPAK KENAIKAN BBM

Gambar
DAMPAK KENAIKAN BBM - Akhirnya BBM akan naik pada saatnya. Kenaikan BBM masih terus menjadi isu dan bahkan menjadi polemik hangat di pelbagai media. Rencana pemerintah bak gertakan sambal kepada masyarakat tentang kenaikan BBM ini. Namun masih belum kunjung diputuskan tentang kenaikan BBM ini secara konkret. Hal ini mengingat pemerintah harus betul-betul memperhitungkan dampak sosial, ekonomi, politik dan keamanan terhadap kenaikan BBM nantinya. Beberapa wacana mekanisme kenaikan BBM dengan berbagai skenario telah digulirkan. Terakhir pemerintah berencana memberikan dua harga BBM bersubsidi yaitu Rp. 4,500 per liter bagi kendaraan umum dan sepeda motor, dan Rp. 6,500 per liter bagi kendaraan mobil pribadi. Tak ayal kebijakan langkah tersebut langsung mendapat respon negatif dari masyarakat maupun pengusaha SPBU sendiri. Kerumitan mekanisme dua harga dianggap menimbulkan resiko penyelewengan yang lebih besar lagi terhadap BBM bersubsidi. Disisi lain ketika pemerintah menaikkan hanya sat...

DERAP POLITIK DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA

Gambar
PEREKONOMIAN INDONESIA - Meningkatnya perekonomian Indonesia tak terlepas dari peran kebijakan-kebijakan yang diwarnai unsur politik. Perekonomian Indonesia mengalami kemajuan yang cukup pesat. Boleh jadi pertumbuhan ekonomi Indonesia dikagumi oleh dunia . Namun perlu dilihat lagi bahwa hal ini sayangnya justru masih didorong oleh sumber daya alam Indonesia. Sejatinya, perekonomian Indonesia mestinya tidak lagi melulu mengandalkan sumber daya alam Indonesia yang memang cukup besar, Kekayaan alam tersebut suatu ketika akan habis. Masa-masa itu pasti datang. Sebelum masa itu benar-benar telah datang, sebaiknya Indonesia harus sedini mungkin mempersiapkan diri untuk meningkatkan kualitas perekonomian nasional. Elit politik dan pemegang sumber kekuasaan harus berani mengambil langkah untuk meningkatkan kualitas perekonomian nasional. Saat ini pengiriman tenaga kerja Indonesia ke luar negeri masih di dominasi oleh tenaga kerja wanita yang bekerja di sektor informal seperti jasa asisten rum...

KEBUTUHAN POKOK MELAMBUNG, INI PENYEBABNYA

Gambar
KEBUTUHAN POKOK MELAMBUNG - Ini sudah menjadi berita usang dan kejadian rutin setiap ada berita-berita mencuat yang bisa dikaitkan dan bisa merasionalisasi kenaikan harga kebutuhan pokok , maka para pedagang langsung serta merta menaikkan harga bahan pokok. Apa yang terjadi sebenarnya? Apa penyebab melambungnya kebutuhan pokok tersebut? Bagaimana mengatasinya? Dimana peluang elit politik dalam mengatasi masalah ini? Tulisan berikut akan coba membahas hal-hal seputar kebutuhan pokok yang semakin melambung tersebut. Silakan memberikan komentar anda. Kondisi seperti ini tentu memperkeruh atmosfer tahun politik sekarang ini yang berdampak langsung terhadap kondisi politik Indonesia saat ini. BEBERAPA PENYEBAB MELAMBUNGNYA KEBUTUHAN POKOK Sudah menjadi rahasia umum bahwa transportasi merupakan salah satu faktor penting dalam komposisi biaya barang kebutuhan pokok. Perubahan biaya transportasi dapat menyebabkan kenaikan harga kebutuhan pokok. Namun seberapa besar kenaikan biaya transportas...

KONDISI EKONOMI INDONESIA 2013 TERHADAP KONDISI POLITIK DI INDONESIA

Gambar
Kondisi ekonomi eksternal dan sejumlah faktor internal membuat ekonomi Indonesia tahun 2013 masih belum pasti. Dari sisi eksternal, pelambatan ekonomi kawasan euro akan menurunkan permintaan dan harga komoditas. PHK massal akan menyebabkan pengangguran, yang pada gilirannya juga memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Kondisi politik Indonesia di tahun ini tak terlepas dengan pengaruh kondisi ekonomi Indonesia dan sebaliknya. Tahun 2013 adalah tahun politik, yang akan mengurangi gerak menteri ekonomi yang berasal dari partai politik. Ekonom Pusat Penelitian Ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Latif Adam menjelaskan, krisis di kawasan euro, yang belum juga selesai, masih akan berdampak pada penurunan ekspor. Berkaca pada pengalaman tahun 2012, pada periode Januari-Oktober nilai impor mencapai 159,18 miliar dollar AS atau meningkat 9,35 persen jika dibandingkan dengan impor periode yang sama tahun sebelumnya. Sebagian besar impor berasal dari negara-negara ASEAN (21,35 persen)...

DAMPAK PENYATUAN ZONA WAKTU INDONESIA

Gambar
DAMPAK PENYATUAN ZONA WAKTU INDONESIA. Rencana penyatuan zona waktu mulai disuarakan Hatta Rajasa sejak Maret 2012 lalu. Tujuannya adalah meningkatkan produktifitas. Saat ini, Indonesia memang terdiri dari tiga zona waktu, yakni Waktu Indonesia Timur (WIT), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Barat (WIB). Penyatuan Zona Waktu ini tentu harus betul-betul dipertimbangkan dengan matang sehingga dampak negatif yang ditimbulkannya bisa diantisipasi dan dicarikan jalan keluar yang baik. Bagaimana dampak yang terjadi jika Penyatuan Zona Waktu Indonesia jadi diterapkan?  INILAH DAMPAKNYA JIKA TERJADI PENYATUAN ZONA WAKTU INDONESIA 1. Indonesia Sewaktu Dengan Ibukota Negara Asia Lainnya Jika kelak seluruh wilayah Indonesia menggunakan zona waktu GMT+8, kota-kota di Indonesia akan mempunyai zona waktu yang sama dengan kota-kota besar di Asia, antaralain seperti Hong Kong, Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, Manila, Beijing, dan Mongolia. Persamaan waktu dengan kota-kota b...

PENYATUAN ZONA WAKTU DITUNDA

Gambar
PENYATUAN ZONA WAKTU DITUNDA - Skenario penyatuan zona waktu tunggal di seluruh wilayah Indonesia per 28 Oktober 2012 batal dilaksanakan. Pemerintah memilih menunda rencana tersebut dengan pertimbangan sosialisasi, persiapan, dan konsolidasi semua pemangku kepentingan. Demikian disampaikan Kepala Divisi Komunikasi Publik dan Promosi Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) Edib Muslim, di Jakarta, Kamis (4/10). Menurut Edib, semua pemangku kepentingan masih perlu waktu lebih panjang untuk sosialisasi, persiapan, dan konsolidasi. Harapannya, dampak negatif saat implementasi bisa diminimalisasi. ”KP3EI tidak mungkin menunda, tetapi ini berkaitan dengan kesiapan dan konsolidasi semua pemangku kepentingan,” kata Edib. Zona waktu tunggal diusulkan KP3EI sebagai bagian dalam Rencana Induk Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia. Patokan waktu yang digunakan adalah GMT+8 atau Waktu Indonesia Tengah. Dengan demikian, waktu di Indonesia akan sama ...

INI BEDA MENCOLOK REDENOMINASI DENGAN SANERING

Gambar
INI BEDA MENCOLOK REDENOMINASI DENGAN SANERING - Wacana redenominasi (pengurangan nilai mata uang rupiah) yang dikeluarkan Gubernur BI terpilih Darmin Nasution beberapa hari yang lalu banyak menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Banyak yang khawatir bahwa redenominasi akan sama dengan sanering yang pernah diberlakukan di Indonesia pada masa pemerintahan orde lama. Lantas apa perbedaan antara sanering dengan redenominasi?  Menanggapi pertanyaan tersebut Kepala Biro Humas Bank Indonesia(BI) Difi A Johansyah menjelaskannya. Menurutnya, redenominasi sangatlah berbeda dengan sanering yang pernah terjadi di Indonesia. "Redenominasi itu adalah pemotongan nilai mata uang menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilai tukarnya. Contohnya begini, misalkan saat ini kita membeli barang A dengan harga Rp10 ribu. Lalu diberlakukan redominasi uang Rp1.000 menjadi Rp1 (nolnya dikurangi 3). Maka kita beli barang A tersebut dengan harga Rp10. Sama saja kan? Rp10 ribu menjadi Rp10. Cuma nolnya saja ...

NEGARA-NEGARA YANG SUKSES LAKUKAN REDENOMINASI

Gambar
NEGARA YANG SUKSES LAKUKAN REDENOMINASI. Redenominasi adalah proses penyederhanaan mata uang yang tidak mempengaruhi nilai tukarnya. Indonesia akan membuang tiga nol ribuan sehingga Rp. 1.000,00 akan menjadi Rp. 1,00 setelah redenominasi. Suksesnya redenominasi agaknya hendak diulang di Indonesia. Paling tidak itulah harapan para elit ekonom di Indonesia. Proses sosialisasi sudah dilakukan oleh Menteri Keuangan dan Bank Indonesia. Kalau Indonesia sukses melakukan redenominasi maka Indonesia bukan menjadi yang pertama. Sebab sudah banyak negara yang sukses melakukan redenominasi ini. Dalam tulisan kali ini kita sarikan negara-negara yang telah lebih dulu sukses melakukan redenominasi. NEGARA-NEGARA YANG SUKSES LAKUKAN REDENOMINASI 1. Turki  Pada 2005, Turki memotong enam digit pada nominal mata uangnya. Saat itu 1 juta lira (uang Turki lama) sama dengan 1 lira uang baru (YTL). Turki mengurangi 6 angka nol. Tapi tak tanggung-tanggung, Turki menyiapkan kebijakan ini sampai 10 tah...

INI NEGARA YANG SUDAH PINDAH IBU KOTA

Gambar
NEGARA YANG SUDAH PINDAH IBU KOTA 3 Skenario wacana perpindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta dilemparkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingat masalah Jakarta yang kompleks mulai dari banjir hingga macet. 6 Negara berikut ini sudah mengalami perpindahan dan pemisahan ibu kota. Negara mana saja? Di Indonesia, wacana Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah sudah pernah dilemparkan presiden RI pertama, Soekarno, menjadi ibu kota Indonesia karena terletak di pulau yang tak dilalui lempeng tektonik dan relatif aman dari gempa. Letaknya juga di tengah-tengah Indonesia. Presiden kedua Soeharto pernah melemparkan Jonggol di Jawa Barat sebagai ibu kota Indonesia. Oh ya, jangan lupakan sejarah bahwa pada saat penjajahan usai kemerdekaan, ibu kota Indonesia pernah dipindahkan ke Yogyakarta dari tahun 1945-1949, kemudian dipindahkan darurat ke Bukittinggi, Sumatera Barat karena Yogyakarta dikuasai Belanda dalam Agresi Militer II. Jadi bukan tak mungkin ibu kota Indonesia dipindahk...

Apa Dampak Jika Redenominasi Rupiah Tidak Dilakukan?

Gambar
JAKARTA,-Menteri Keuangan Agus Martowardojo menjelaskan pemerintah akan melakukan redenominasi rupiah. Hal ini disebabkan nilai pecahan uang rupiah saat ini dinilai tidak efisien. "Saat ini, rupiah memiliki jumlah digit yang terlalu banyak sehingga berpotensi menyebabkan inefisiensi," kata Agus saat memberikan sambutan di acara Kick Off Konsultasi Publik Perubahan Harga Rupiah Redenominasi Bukan Sanering di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (23/1/2013). Menurut Agus, masih banyak dampak inefisiensi jika redenominasi tidak segera dilakukan. Pertama, proses input data, pengelolaan data base, pelaporan data dan penyimpanan data akan cenderung tidak efisien. Demikian pula dengan pelaksanaan sistem akuntansi dan pelaporan serta penerapan teknologi informasi. "Penggunaan digit yang terlalu banyak menimbulkan pemborosan dalam penyajian laporan dan akuntansi serta dalam penggunaan memori pada berbagai perangkat IT," katanya. Kedua, uang dengan jumlah digit yang terlalu banya...